Stres Bisa Memicu Sakit Maag? Kenali Penyebabnya!

Stres Bisa Memicu Sakit Maag

Banyak dari Anda pasti sudah mengetahui apa itu penyakit maag. Maag atau radang lambung atau dikenal dalam istilah Gastritis dalam dunia kedokteran adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Kebanyakan orang mengartikan maag sebagai suatu penyakit yang membuat perut terasa nyeri dan perih. Sebenarnya gejala sakit maag yang sering terjadi tidak hanya itu saja. Maag juga bisa membuat Anda merasakan sensasi panas pada ulu hati, mual, muntah, dan kembung.

Maag sebenarnya adalah serangkaian gejala yang menandakan adanya masalah pencernaan maupun penyakit tertentu, dan bukan suatu penyakit khusus. Maag seringnya dikaitkan dengan seringnya telat makan. Akan tetapi, nyatanya pemicu maag bukan hanya itu saja. Penyebab maag pun bisa karena berbagai hal. Berikut ini penyebab timbulnya penyakit maag yang patut untuk diwaspadai:

  • Langsung berbaring setelah makan

Berbaring setelah makan sangat tidak baik untuk dilakukan. Hal ini lantaran makanan membutuhkan waktu dan proses untuk dapat sampai di dalam sistem pencernaan. Berbaring setelh makan dapat memicu makanan serta asam lambung untuk naik kembali ke atas. Sebaiknya, beri jeda 2 hingga 3 jam setelah makan apabila ingin berbaring atau tidur.

  • Porsi makan terlalu banyak

Selama ini, mungkin Anda sering dianjurkan untuk makan dalam jumlah yang secukupnya saja. Dalam arti, tidak kurang dan tidak juga terlalu berlebihan. Makan dalam porsi yang terlalu banyak bisa beresiko meningkatkan asam lambung, sehingga kemudian menjadi penyebab maag. Kondisi ini bisa menjadi penyebab. Itu sebabnya, usahakan untuk makan dengan porsi secukupnya, atau sedikit tetapi dengan frekuensi yang lebih sering dalam sehari. Selain itu, hindari juga langsung berbaring dan tidur setelah makan.

  • Kecemasan dan stres

Seseorang yang mengalami dispepsia fungsional kerap kali mengalami kecemasan atau depresi. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh dan semakin memperburuk keluhan terkait gangguan pencernaan. Kecemasan , stres, serta kesehatan tubuh khususnya masalah pencernaan saling berkaitan, begitu pun dengan proses penyembuhannya. Gejala dispepsia pun akan segera membaik dengan mengobati depresi atau kecemasannya.

  • Konsumsi makanan pedas, berminyak, dan berlemak

Makanan pedas, berminyak, dan berlemak mengandung banyak cabai, lemak dan minyak yang dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Mengonsumsi makanan berlemak dalam jumalh banyak membuat tubuh rentan mengalami gangguan pencernaan sebagai penyebab maag

  • Minum alkohol berlebihan

Minuman yang mengandung alkohol dapat menimbulkan iritasi sekaligus mengikis lambung sedikit demi sedikit. Sistem pencernaan pun akan menjadi lebih rentan terhadap efek samping dari peningkatan produksi asam lambung.

Itulah beberapa penyebab penyakit maag, jika tidak segera diobati, maag dapat menyebabkan perdarahan lambung dan bisul. Segera obati maag jika Anda sudah mulai merasakan gejalanya.

Written by